Jika kamu lagi cari jodoh, nggak ada salahnya buat cari melalui media sosial. Namun, harus tetep hati-hati dan waspada ya. Pastikan akun yang kamu taksir itu benar-benar real atau setidaknya mirip real minimal 75%.
Mengingat begitu banyaknya akun-akun palsu di media sosial. Entah itu palsu foto maupun statusnya, maka pasti akan sangat penting bagi kalian pemburu cinta bagaimana caranya mengetahui orang itu serba asli atau tidak.
Meski tidak seratus persen teruji kebenarannya, namun beberapa tips berikut ini sedikit banyak semoga saja bisa kamu jadikan rujukan.
1. Nama Akun 🌾
Semakin banyaknya pengguna Facebook, kamu akan semakin banyak pula menemukan nama yang sama persis namun memiliki koleksi foto yang berbeda. Dengan fenomena ini, maka sang pemilik nama akun sekarang ini tidak melulu terpatok pada nama aslinya di Facebook.
Lantas, apakah berarti itu murni palsu? Tidak!
Nama akun sekarang ini pun banyak yang tidak seratus persen asli, tapi pemilik akunnya benar-benar ada dan nyata sesuai dengan apa yang ada di postingannya.
Beberapa teman saya, terkadang menggunakan nama sapaan, nama kecil, atau menambahkan atribut sapaan ‘mas, kang, lik, nduk, mbak, pakde,’ dan lain sebagainya.
Selain itu, ada pula pengguna Facebook yang memakai judul lagu favorit atau menambahkan atribut tokoh favorit pada nama akunnya untuk membuat akunnya tampak berbeda.
Ini contoh nama-nama akun Facebook yang benar-benar asli namun dengan nama palsu. Kamu bisa cek di search engine Facebook jika tidak percaya. Itu pun kalau mereka belum mengganti nama akun facebooknya loh ya.
Nama akun dengan atribut sapaan:
Kang Mass Noer
Lekk Pain
Nama akun dari judul lagu:
Isyarat Cinta
Birunya Cinta
Nama akun dari Tokoh Favorit:
Sholeh Rangers Hitam
Arfan Satria Bayangan
Greenlantern Abdullahndukung Ultramen
Demikianlah contoh nama-nama akun yang benar-benar tidak dengan nama lengkap sebenarnya. Jadi, kesimpulannya adalah, sebuah nama akun Facebook tidak menjamin pemilik akun itu jujur atau tidak. Intinya, nama akun tidak bisa dijadikan rujukan sama sekali. Hehe...
2. Foto Asli 🌾
Ada kalanya, foto-foto di Facebook benar-benar foto aslinya pemilik akun. Tapi, sering pula ditemukan bahwa foto-foto profil dari pemilik akun Facebook hanya dipenuhi kata-kata yang entah berisi hal-hal tentang keagamaan maupun motivasi.
Jika kamu sama sekali tidak menemukan satu pun foto asli berbentuk manusia di akun tersebut, lebih baik jangan diteruskan deh berkenalan dengannya.
Alasannya, pertama, itu jelas manusia yang kurang murni jika ia tidak berani menampakkan diri. Memang, ada kalanya pemilik akun bermaksud baik namun ia tidak ingin pamer ke publik.
Seperti halnya dahulu kala pada kisah Khalifah Umar bin Khattab yang menyamar menjadi rakyat jelata. Ia memakai pakaian yang amat sederhana lalu berkunjung ke salah satu rumah penduduk miskin.
Khalifah Umar bertanya kepada penduduk itu mengenai kapasitasnya sebagai pemimpin suatu negeri. Namun, penduduk itu tidak tahu jika yang bertanya adalah Klalifah sendiri.
Si penduduk dengan bebasnya menceritakan keluhan-keluhannya dan menceritakan pula kekurangan Umar bin Khattab sebagai khalifah.
Setelahnya, sang Khalifah memberikan beberapa jenis makanan kepada penduduk miskin itu sebab ia menyamar adalah karena ingin mengetahui penilaian rakyat terhadapnya. Ia juga ingin tahu kesejahteraan rakyat dengan cara terjun langsung ke bawah.
Memang, ada kalanya bahwa penyamaran itu tidak selamanya buruk. Seorang polisi pun sering kali harus menyamar untuk bisa membongkar gembong narkoba atau kasus prostitusi. Namun, demi keamanan kamu, lebih baik kamu cari akun Facebook yang jelas-jelas saja deh.
Masalahnya, yang paling penting adalah kamu bebas dulu dari yang namanya tipu-tipuan. Demi keamanan, pilih yang aman-aman. Akun-akun tanpa foto manusia Indonesia seutuhnya, hindari saja!
3. Foto Selfie 🌾
Selain foto-foto profil jenis yang kata-kata motivasi itu, ada satu lagi foto-foto yang perlu dihindari. Yakni, foto-foto selfie yang tampak bening pake banget.
Terus, dianya selalu sendiri. Yang seperti ini biasanya menunjukkan bahwa itu akun abal-abal. Ingat, ini yang foto selfie plus bening banget orangnya ya.
Entah tujuannya apa, tapi kebanyakan kalau yang muncul di beranda adalah foto-foto selfie yang bling-bling dan glowing banget, itu sih biasanya bukan foto aslinya dia.
Si pembuat akun bisa jadi mengupload foto-foto orang lain lalu menjalankan akun itu sesuka hatinya. Banyak sekali saya temukan akun-akun seperti ini. Kebanyakan sih foto-foto wanita cantik, putih, dan tampak manis sekali.
Atau, ada juga foto-foto selfie berseragam polisi atau tentara, namun tampak wajahnya saja, atau setengah badan. Jadi, selain tampak berpangkat, dia juga tampak tampan karena foto selfie dari dekat.
Jika niatmu cari jodoh, abaikan lah modus-modus entah itu fotonya tampak sangat cantik atau ganteng sekalipun.
4. Status dan Komentar 🌾
Keaslian suatu akun Facebook, paling memungkinkan adalah dilihat dari jenis status maupun komentar-komentar yang ada di sana. Jika kamu benar-benar baru banget mengenal orang ini, maka lihatlah dan amatilah orang tersebut melalui jenis-jenis postingan dan isi komentarnya.
Walaupun terkadang atau bahkan sering kali kata-kata seseorang di Facebook itu berbeda dengan sifat aslinya, namun hal ini tetap bisa dijadikan landasan awal untuk mengenali karakter seseorang.
Jika ia sering mengeluarkan kata-kata kotor dan kasar, kemungkinan besar bahwa di dunia nyata dia juga ringan saja saat harus mengeluarkan kata-kata yang semacam itu.
Kemudian, mengenai isi komentarnya bisa dijadikan rujukan keaslian pemilik akun Facebook. Jika ia benar-benar asli, maka sedikit banyak dia akan dikomentari oleh teman-teman terdekat, tetangga, atau teman-teman sekolahnya.
Dari sinilah kita bisa tahu bagaimana dia sebetulnya. Jika gaya komentar dari akun-akun lain seperti orang yang belum saling kenal, maka besar kemungkinan memang mereka belum kenal dan baru berkenalan di Facebook juga.
Tapi, jika para komentator sudah saling kenal, maka mungkin sekali bahwa isi komentarnya pun beda. Sedikit mengarah ke hal-hal di luar postingan, misalnya ‘dicari in Juminten, Bro!’ padahal tadi statusnya mengenai kemacetan saat OTW kerja, misalnya.
Meski tidak banyak, tapi jika sebuah akun itu benar-benar asli dan pemiliknya adalah orang yang beres, maka setidaknya adalah satu, dua, hingga sepuluh persen orang terdekat yang menjadi temannya di Facebook.
Di sini, perlu banget bagi kamu untuk sesekali ngintip profil teman-temannya juga. Jika dia adalah seorang laki-laki dan kamu perempuan, coba deh kamu lihat daftar teman-teman wanitanya. Sempatkan pula untuk melihat komentar-komentarnya. Adakah sejenis rayuan gombal di sana atau tidak.
Sebaliknya, jika kamu seorang lelaki, sempatkan pula untuk melihat daftar teman-teman lelaki dari wanita incaranmu. Biasanya, wanita akan sedikit lebih genit dan terbuka dengan teman-teman lelaki yang cukup dekat dengannya. Biasanya.
Note:
Dari beberapa cara di atas, maka melihat komentar-komentar adalah cara paling ampuh untuk mengenal kepribadian seseorang melalui media sosial. Sedangkan jika Kamu ingin tahu jenis pekerjaan, hobi atau latar belakang, silahkan cek pada foto-fotonya ya.
Comments
Post a Comment